Monday, October 15, 2018

5 Hal Susahnya Memiliki Hubungan Dengan Bule

Apakah diantara kalian ada yang ingin memiliki pasangan bule. Pertimbangkan dulu hal-hal berikut ini sebelum memutuskan untuk memiliki hubungan denga pria bule.


Jarak
Hubungan jarak jauh bukanlah hal yang mudah, antar kota saja sangat sulit untuk bertemu apalagi antar negara. Harga tiket yang mahal membutuhkan waktu yang lama untuk bisa mengumpulkan uang untuk membeli tiket. belum lagi untuk pegangan selama berada di negara pasangan. Gak mungkin dong kita akan tergantung sama dia kalau hubungan kita belum resmi menjadi suami istri. 


Perbedaan Waktu
Perbedaan waktu yang panjang merupakan salah satu kendala yang mempersulit bagi kita untuk berkomunikasi, apalagi kalau perbedaanya lebih dari 4 jam. Disaat kita bangun tidur pagi, dia masih tidur. Saat kita pulang kerja, dia masih kerja dan tidak bisa di ganggu. Disaat dia pulang kerja, kita yang tidur. Hanya memimiliki waktu saat weekend saja, tapi belum tentu weekend kita bisa video call atau telpon sampai puas. Karena weekend kadang dia menemani mamanya belanja atau  acara lainya yang tidak bisa dia lakukan di hari kerja. 


Makanan 
Kita orang Indonesia belum tentu cocok dengan makanan orang luar negeri. Lidah kita sudah terbiasa dengan masakan indonesia dengan bumbu berbagai macam rempah. Ini pengalamanku saat aku berada di negara asing. Disana aku hanya bisa minum susu dan makan cemilan beli di minimarket. Aku mencoba Spaghetti, tetapi rasanya berbeda dengan dengan yang di Indonesia. Mencoba KFC dengan harapan tinggi rasanya sama dengan yang ada di Indonesia, tetapi hasilnya nihil. Bahkan tidak ada saos sambal seperti yang ada di sini. Akhirnya aku menyerah dan beralih ke buah-buahan. Hasilnya sama, yaitu tidak ada yang cocok.


Berbedaan Budaya
Berbedaan budaya juga sangat mempengaruhi hubungan. Seperti halnya tata cara kita sholat, berpakaian, bersikap dan masih banyak lagi. Misalnya di turki wanita Sholat tidak memakai mukena, kita tidak akna pernah menemukan yang namanya mukena disana. Pakistan tidak mengijinkan adanya pacaran. India setelah menikah perempuan akan tinggal di rumah keluarga suaminya bersama mertua dan saudara-saudara dari suami kita. Sangat bertolak belakang bukan dengan negara kita.


Perbedaan Bahasa
Meskipun kita dan pasangan bisa bahasa inggris bukan berarti masalah komunikasi teratasi. Terkadang ada hal yang ingin kita sampaikan namun bingung cara menyampaikanya supaya mudah di mengerti olehnya. Beberapa kali aku mengalami hal ini. Sebenanrnya masalah gampang dan sepele tapi menjadi ruwet dan panjang karena meskipun menggunakna bahasa yang sama belum tentu dia bisa menerimanya. Belum lagi komunikasi dengan keluarganya. Masalah terbesarnya adalah ketika kamu berkunjung ke rumahnya dan seluruh keluarganya tidak bisa berbahasa inggris. AKWARD, BINGUNG, dan SEPERTI ORANG TERSESAT. Belum lagi kalau pasanganmu meninggalkanmu di dapur dengan ibunya. Kalian bisa bayangin situasinya seperti apa.


Jadi teman-teman jangan bayangin pacaran atau menjalin hubungan dengan bule itu menyenangkan dan gampang. Jadi kalau kalian melihat perempuan Indonesia jalan sama bule jangan bilang "enak ya bisa pacaran sama bule, kok bisa sih, aku juga pngen deh punya pacar bule". Hilangkan semua pikiran itu. Banyak hal-hal yang tidak menyenangkan juga, meskipun yang menyenangkan juga banyak. 

Monday, October 1, 2018

Hal Yang Tidak boleh Dilakukan Pada Wajah Berjerawat

Ini salah satu pengalamanku saat berjerawat. Sebelumnya aku tidak pernah memiliki jerawat, tapi entah karena angin apa tiba-tiba jerawat bermunculan. Berikut ini adalah hal-hal yang tidak boleh kamu lakukan ketika wajahmu berjerawat. 

Larangan pertama jangan pernah menyetnuh wajahmu apapun yang terjadi.

                                  

Jerawat terkadang memang terasa gatal dan membuat tangan kita tidak bisa menahan diri. Cuci tangan dulu, pastikan tanga kamu bersih baru menyentuhnya. Jangan lupa selalu sediakan gel antiseptic kecil di dalam tas untuk memastikan tangan kamu selalu bersih.

Larangan kedua hindari makanan berminyak.


Ini hal yang paling sulit aku lakukan. karrena makanan berminyak adalah hidupku. Makanna berminyak membuat jerawat sulit umutk hilang, karena itu kalau pengen cepet terbebas dari jerawat hindari makan berminyak dan perbanyak makna sayur dan buah. Minum air putih yang banyak juga supaya untuk menghilangkan racun dalam tubuh.


Larangan Kelima Hindari Pemakaian Make Up 


Setiap wanita pasti ingin selalu terlihat cantik, salah satunya yaitu dengan memakai make up. Tapi bagi yang memiliki jerawat sebaiknya hindari pemkaian make up sebisa mungkin. Karena make up mengandung bahan kimia yang akan memperparah jerawat. Lalu bagaimana supaya kita tidak terlihat pucat dan kusut saat akan pergi bekerja atau hangout sama teman. Pakai saja make up untuk alis, mata dan bibir. Sedangkan untuk kulit wajah supaya terlihat segar setelah mandi  kompres dengan es batu, lalu pakai pelembab untuk melindungi kulit dari sinar UV. Pilih yang aman dan cocok unutk kulit masing-masing. Pakai eyes shadow warna kulit, aplikasikan juga dikelopak mata bagian bawah. lakukan hal itu samapi jerawat hilang. 



Larangan keempat jangan memencet jerawat. 




Kalau melihat Jerawat yang sudah memutih pengen rasanya untuk memencetnya. Tahan keinginan itu karena akan meninggalkan bekas. Sulit unutk menghilangkan bekas jerawat. Selain itu juga membutuhkan waktu lama. 

Itulah hal-hal yang tidak boleh dilakukan ketika kita berjerawat. Semoga bermanfaat.












Masker wajah alami untuk menghilangkan jerawat

Akhir-akhir ini aku memiliki masalah jerawat membandel, berbagai cara aku lakukan untuk mengurangi rasa sakit dan gatal namun semuanya nihil. Setelah beberapa kali browsing di internet aku menemukan masker untuk wajah berjerawat. Aku akan membagikan pengalamanku mengobati jerawat menggunakan masker alami.

Pertama masker oatmeal + mentimun + susu.
Ambil oatmeal 2 sendok makan dan taruh ke dalam mangkuk. Cuci mentimun menjadi dua bagian. Ambil setengah saja lalu parut dan campurkan dengan oatmeal, aduk rata sampai oatmeal hancur menjadi bubur, kemudian tambahkan susu. Kalau aku pakai susu ultra putih. Cuci wajah lalu kompres wajah dengan air hangat menggunakan handuk kecil atau waslap. Setelah itu pakai makser yang sebelumnya sudah disiapkan kurang lebih 30 menit. terkahir bilas dengan air dingin sampai bersih. Gunakan masker ini dua kali seminggu.

Kedua masker kopi.
Ambil kopi secukupnya lalu tambahkan air secukupnya, aduk samapi kopi membetuk pasta. Oleskan pada wajah setelah cuci muka dan di kompres air hangat selama kurang lebih 30 menit, lalu cuci wajah menggunakan air dingin. biasanya setelah itu aku pakai viva face tonic untuk menghilangkan sisa kopi yang maish menempel pada wajah.

Itulah masker alami yang aku gunakan untuk menghilangkan jerawat. Aku juga pernah menggunakna jerus nipis atas rekomendasi teman tapi hanya sekali saja karena rasanya sangat perih luar biasa. selain itu bukanya jerawatku kempes, malah membersar dan memerah.

Itulah masker yang aku gunakan untuk menghilangkan jerawat. Kalau kalian punya pengalaman memiliki jerawat sepertiku bisa di share denganku.

Thursday, September 27, 2018

Dua Minggu di Turki Part II

Aku kembali dan aku akan melanjutkan ceritaku tentang petualangan ke Turki sebelumnya.....
Sampai bandara Ataturk Istambul aku jam 00.30, keluar pesawat langsung menuju counter yang ada tulisan tourist. Disana ada petugas yang meminta untuk menunjukan Visa dan tiket balik ke Indonesia. Prosesnya tidak lama, setelah di cap langsung ngambil koper dan keluar. Bandara Ataturk tidak sebesar bandara Soekarno Hatta, jadi tidak menemukan kesulitan apapun. Keluar temenku sudah menunggu pintu keluar dan langsung membawaku ke hotel dengan taxi. Aku menginap di salah satu hotel Sultan Ahmed. Jam 1 pagi jalanan masih ramai orang jalan kaki, banyak muda mudi yang masih nongkrong di Cafe -Cafe dan restourant. Karena saat kesana bulan puasa, malam hari orang-orang pada nongkrong sampai sahur, dimana-mana banyak orang, tapi begitu sahur selesai semua jadi sepi dan kosong. Jam 5 pagi di sana terlihat seperti jam 10 pagi di indonesia sedangkan jam 8 malam terlihat seperti jam 5 sore di Indonesia karena pas lagi musim panas. 

Puas mengunjungi lokasi Sultan Ahmed siang malam aku langsung menuju Ankara. mengunjungi Masjid Sultan Ahmed lebih baik pada malam hari karena terlihat lebih indah, selain itu malam hari banyak yang jualan macam-macam, seperti aksesoris dan maknanan. Perjalanan menuju Ankara kebetulan temenku sudah mengatur semuanya termasuk tiket. Aku menuju ke sana dengan Bus karena harga tiket yang lebih murah. Dari hotel Sultan Ahmed jalan kaki menuju Trem. NOTE : Jangan lupa beli kartu untuk Trem / Kereta sebelumnya. Turun dan naik bus menuju stasiun kereta bawah tanah sampai di tempat bus Metro. Tiket bisa di beli secara online. sampai sana tinggal sebutkan nama penumpangnya saja langsung di kasih tiketnya. Busnya untuk perjalanan antar kota disana seperti pesawat. Ada 2 Parmugara berseragam rapi pakai kemeja yang siap melayani segala kebutuhan penumpangnya. segala macam minuman tersedia mulai dari air putih sampai jus, di sediakan makanan juga yang bisa di lihat di layar TV depan tempat duduk. Naik bus merupakan kepuasan tersendiri karena bisa melihat pemandangan kanan kiri yang terlihat seperti negeri dongeng. selain hemat biaya juga bisa menikmati pemandangan indah. 


Tidak banyak yang bisa di kunjungi di Ankara selain tempat makan dan Mall. Tempat bersejarah yang aku kunjungi di Ankara hanyalah Amitkabir, selebihnya hanya menghabiskan waktu di rumah temenku dan Mall. itupun karena aku merengek untuk keluar mkanaya di bawa ke Mall. Punya Teman orang Turki sangat di sarankan kalau mau megunjungi negara tersebut karena disana jarang sekali orang yang bisa bahas inggris. Kecuali di Antalya, disana banyak yang bisa bahasa inggris karena disana adalah Balinya turki. Tidak banyak makanan yang bisa aku makan disana karena rasanya yang tidak sesuai dengan makanan Indonesia. Aku makan karena di paksa untuk makan oleh mama temenku, jadi mau gak mau harus makan apapun yang terjadi.

Bosan di Ankara tiak melakukan apapun aku melanjutkan perjalanan menuju Antalya. Tiket sudah di beli, hotel sudah di pesan, tiba saatnya terbang. Satu-satunya transportasi menuju bandara yaitu taxi. biaya taxi dari rumah teman saya menuju bandara di Ankara jauh lebih mahal daripada harga tiket pesawat Ankara - Antalya. Sebelum memasuki bandara ada Polisi di pintu masuk meminta kita menunjukan paspor untuk di periksa. Agak lama menunggu paspor di kembalikan, tapi jangan panik selama kita tidak berbuat hal yang di larang dan bukan turis gelap. Setelah Paspor di kembalikan langsung di suruh memasuki bandara disana akan di lakukan pemeriksaan lagi sebelum check in. Dan disinilah masalahnya. Petugas counternya tidak bisa bahasa inggris. Aku kelebihan bagasi dan dia terus ngomong pakai bahasa turki. Karena melihat aku panik, dia langsung bilang money lalu memberikan selembar kertas untuk di serahkan ke counter pembayaran bagasi. Aku tidak tahu harus pergi ke counter mana akhirnya meminta bantuan orang duduk, beruntunglah dia bisa bahasa inggris meskipun cuma sedikit. Berkat sang penolong semua lancar dan selesai tepat waktu, tidak lama pesawat sudah mendarat di Antalya.

Di Antalya semua aku lakukan sendiri tanpa bantuan siapapun. Dari bandara menuju  hotel naik Taxi lagi. Kleuar pintu langsung ada petugas yang menawarin taxi. Driver taxi di bandara sangat rapi, tidak seperti driver yang kita temui di jalan. Di Turki dimana-mana ada semacan tiang listrik dan tombol atasnya ada tulisan taxi, kita tinggal tekan tombol aja kalau pengen naik taxi. tidak perlu telpon atau keluar pergi ke pinggir jalan seperti di Indonesia. Aku hanya mengunjungi beberpaa tempat di Antalya karena waktunya sudah mepet, dua hari di Antalya langsung terbang lagi ke Istanbul menuju Dubai lanjut ke Indonesia. Prosesnya sama untuk naik pesawat dari Turki ke Indonesia.

Inilah pengalamanku selama di Turki. Selamat jalan-jalan bagi yang mau ke Turki.

Thursday, July 19, 2018

Dua Minggu Di Turki Part I

Awalnya negara yang sangat ingin aku kunjungi adalah korea, keran saking seringnya nonton drama korea. Tapi pada akhirnya bukan korea yang aku kunjungi melainkan Turki. awalnya aku ragu untuk pergi kesana makanya tidak membeli tiket pesawat jauh2 hari. Aku beli tiket beberapa hari sebelum lebaran. Harganya udah dua kali lipat. itu pelajaran pertama yang harus diambil.

Tiket pesawat Jakarta - Turki dan Turki Jakarta sudah dapat aku langsung ngurus Visa Online di https://www.evisa.gov.tr/en/. Prosesnya tidak lama, hanya 2 menitan setelah bayar Pakai Kartu Kredit Visa, E -Visa langsung dikirim ke eamil yang sudah terdaftar. Selain E-visa Turki juga menyediakan VOA (Visa On Arrival), yang bisa di buat di bandara Ataturk Istanbul. Tapi sebaiknya membuat E-visa saja karena selain gak perlu ngantri, kalau pesawat yang kita naikin pakai transit, di bandara tempat kita transit diminta untuk menunjukan Visa. Tiket pesawat dan Visa sudah ditangan, Izin keluarga sudah di kantongin, tinggal menukar uang menjadi dollar. Tidak perlu menuakr semua uang memakia Dollar ya, karena pengalamanku disana aku justru memakai Debit karena kata orang-orang tuker dollar ke TL di bandara mahal, makanya aku tarik tunai di ATM begitu tiba di bandara Ataturk Turki.

Oke setelah Dollar sudah dapet tibalah saatnya packing. Baju, celana, segala keperluan mandi dan makeup. Karena aku kesana pas summer, aku hanya membawa celana dan kaos tipis yang simple. Aku hanya membawa beberapa stel baju karena aku memang berniat untuk membeli baju disana. aku dengar dari temanku yang disana, baju di turki jauh lebih murah daripada di indonesia. kenapa dia tahu?. karena sebelumnya dia pernah mengunjungi Indonesia. Setelah semua udah beres tinggal menunggu hari esok untuk berangkat.

Eng ing eng....inilah yang paling ditunggu-tunggu, hari keberangkatan ke Turki. Hari H akhirnya datang. Kebayang dong deg-deganya seperti apa. Selain karena aku pergi keluar negeri untuk pertama kali aku juga pergi seorang diri. SENDIRI DAN SEORANG DIRI. berani banget kan aku. BRAVO. Aku memesan taxi online supaya lebih gampang. Pesawat boarding jam Jam 3 sore tapi jam 11 pagi aku sudah sampai di bandara. Aku naik pesawat Oman Air untuk berangkatnya. Transit di bandara Muscat, Oman. Di tiket tertera aku harus Check In di terminal 2, dan setelah aku cari-cari tidak menemukanya aku tanya sama receptionist disana, dia bilang Oman Air sudah pindah di terminal 3. gubrak...ingin rasanya hati ini menjerit, untung aku berangkat lebih awal. akhirnya aku tanya lagi terminal 3 dimana dijelasinlah aku harus kemana. aku harus keluar dari terminal 2 menuju gedung lain untuk menunggu kereta menuju terminal 3. setalah kurang lebih 30 menitan kereta menuju terminal 3 datang. Pertama aku harus melewati proses security Check untuk memastikan aku tidak membawa Bom atau benda berbahaya lainya.lepaskan semua benda logam dari tubuh seperti sabuk dan jam tangan. lepaskan jaket dan keluarkan tablet sama handphone dari tas untuk di tempatkan di tenpat terpisah yang sudah di sediakan. Setiap bandara memiliki peraturan yang berbeda. jadi ikuti saja instruksi yang mereka berikan. selesai security check tinggal mencari counter untuk Check in.

 setelah mencari kesana kemari aki menemukan Tulisan Oman Air beserta anak panah. Alangkah senangnya hati ini. ku langsung menuju tempat check in untuk Oman Air. langsung aku serahkan paspor dan tiket keberangkatan ke mbak petugasnya yang cantik. Terus sama mbaknya diminta untuk menunjukan visa sama tiket kembali ke indonesia, untung sudah aku siapkan semuanya di tempat yang mudah di jangkau. setelah di cek visa  dan tiket kembali ke indonesia sama mbaknya langsung di kembalikan. Setelah itu nimbang koper sama ngecek apakah ada barang elektrok dan benda berbahaya di dalamnya atau tidak. Koper udah beres mbknya ngasih Boarding Pass dari Muscat ke Turki di suruh untuk menyimpanya lebih dulu, setelah itu barulah di serahkan Boarding Pas dari bandara Jakarta menuju Muscat beserta paspor. Semua udah beres saatnya menuju Ruang tunggu menuju pesawat, tapi harus melewati beberapa tahap terlebih dahulu.

Tunjukan Boarding Pass pada petugas yang ada di pintu masuk untuk di cek, setelah dikembalikan selanjutnya security check sama seperti sebelumnya. Lepas semua benda logam dari tubuh, jaket, keluarkan handphone dan tablet untuk di cek. setelah selesai semua saatnya cek paspor oleh petugas Imigrasi. Patugasnya serem dan dingin. mengajukan beberapa pertanyaan yang mengintimidasi. deg-degan campur gugup dan kesel tapi semua itu bisa dilewati. Jawab saja semua pertanyaanya dan jangan bohong ya. akhirnya semua beres tinggal menuju ruang tunggu menuju pesawat.

Tiba saatnya terbanglah menuju Muscat. Pesawatnya enak luas dan tempat duduknya nyaman. Bisa nonton film sampai puas atau ndengerin musik. jadi dijamin tidak akan bosan. Pejalanan dari bandara soekarno Hatta menuju Muscat 8 jam 30 menit.  Pesawatku  transit 50 menit. waktu yang sangat singkat. Tempat boarding yang tertera di Boarding Pass berbeda dengan kenyataanya. Pastikan mengecek di layar terminal berapa pesawat akan boarding. Aku hampir ketinggalan pesawat karena tidak ngecek di layar. Pelajaran kedua harus selalu mengecek di layar tempat boarding dan waktu apakah ada perubahan atau tidak. Aku harus lari karena waktunya sudah hampir habis ebelum terminal ditutup. Juserahkan Boarding Pass tapi oleh Petugas di Muscat paspor dan Visa juga di minta untuk mereka cek. seperti yang aku bilang setipa bandara memiliki peraturan yang berbeda. padahal di bandara lain boarding pass saja sudah cukup. Semua aman terbanglah menuju bandara Ataturk Istanbul. Perjalanan dari Muscat ke Ataturk memerlukan waktu 5 jam 15 menit.

Ceritanya di lanjut lain waktu ya..........