Awalnya negara yang sangat ingin aku kunjungi adalah korea, keran saking seringnya nonton drama korea. Tapi pada akhirnya bukan korea yang aku kunjungi melainkan Turki. awalnya aku ragu untuk pergi kesana makanya tidak membeli tiket pesawat jauh2 hari. Aku beli tiket beberapa hari sebelum lebaran. Harganya udah dua kali lipat. itu pelajaran pertama yang harus diambil.
Tiket pesawat Jakarta - Turki dan Turki Jakarta sudah dapat aku langsung ngurus Visa Online di https://www.evisa.gov.tr/en/. Prosesnya tidak lama, hanya 2 menitan setelah bayar Pakai Kartu Kredit Visa, E -Visa langsung dikirim ke eamil yang sudah terdaftar. Selain E-visa Turki juga menyediakan VOA (Visa On Arrival), yang bisa di buat di bandara Ataturk Istanbul. Tapi sebaiknya membuat E-visa saja karena selain gak perlu ngantri, kalau pesawat yang kita naikin pakai transit, di bandara tempat kita transit diminta untuk menunjukan Visa. Tiket pesawat dan Visa sudah ditangan, Izin keluarga sudah di kantongin, tinggal menukar uang menjadi dollar. Tidak perlu menuakr semua uang memakia Dollar ya, karena pengalamanku disana aku justru memakai Debit karena kata orang-orang tuker dollar ke TL di bandara mahal, makanya aku tarik tunai di ATM begitu tiba di bandara Ataturk Turki.
Oke setelah Dollar sudah dapet tibalah saatnya packing. Baju, celana, segala keperluan mandi dan makeup. Karena aku kesana pas summer, aku hanya membawa celana dan kaos tipis yang simple. Aku hanya membawa beberapa stel baju karena aku memang berniat untuk membeli baju disana. aku dengar dari temanku yang disana, baju di turki jauh lebih murah daripada di indonesia. kenapa dia tahu?. karena sebelumnya dia pernah mengunjungi Indonesia. Setelah semua udah beres tinggal menunggu hari esok untuk berangkat.
Eng ing eng....inilah yang paling ditunggu-tunggu, hari keberangkatan ke Turki. Hari H akhirnya datang. Kebayang dong deg-deganya seperti apa. Selain karena aku pergi keluar negeri untuk pertama kali aku juga pergi seorang diri. SENDIRI DAN SEORANG DIRI. berani banget kan aku. BRAVO. Aku memesan taxi online supaya lebih gampang. Pesawat boarding jam Jam 3 sore tapi jam 11 pagi aku sudah sampai di bandara. Aku naik pesawat Oman Air untuk berangkatnya. Transit di bandara Muscat, Oman. Di tiket tertera aku harus Check In di terminal 2, dan setelah aku cari-cari tidak menemukanya aku tanya sama receptionist disana, dia bilang Oman Air sudah pindah di terminal 3. gubrak...ingin rasanya hati ini menjerit, untung aku berangkat lebih awal. akhirnya aku tanya lagi terminal 3 dimana dijelasinlah aku harus kemana. aku harus keluar dari terminal 2 menuju gedung lain untuk menunggu kereta menuju terminal 3. setalah kurang lebih 30 menitan kereta menuju terminal 3 datang. Pertama aku harus melewati proses security Check untuk memastikan aku tidak membawa Bom atau benda berbahaya lainya.lepaskan semua benda logam dari tubuh seperti sabuk dan jam tangan. lepaskan jaket dan keluarkan tablet sama handphone dari tas untuk di tempatkan di tenpat terpisah yang sudah di sediakan. Setiap bandara memiliki peraturan yang berbeda. jadi ikuti saja instruksi yang mereka berikan. selesai security check tinggal mencari counter untuk Check in.
setelah mencari kesana kemari aki menemukan Tulisan Oman Air beserta anak panah. Alangkah senangnya hati ini. ku langsung menuju tempat check in untuk Oman Air. langsung aku serahkan paspor dan tiket keberangkatan ke mbak petugasnya yang cantik. Terus sama mbaknya diminta untuk menunjukan visa sama tiket kembali ke indonesia, untung sudah aku siapkan semuanya di tempat yang mudah di jangkau. setelah di cek visa dan tiket kembali ke indonesia sama mbaknya langsung di kembalikan. Setelah itu nimbang koper sama ngecek apakah ada barang elektrok dan benda berbahaya di dalamnya atau tidak. Koper udah beres mbknya ngasih Boarding Pass dari Muscat ke Turki di suruh untuk menyimpanya lebih dulu, setelah itu barulah di serahkan Boarding Pas dari bandara Jakarta menuju Muscat beserta paspor. Semua udah beres saatnya menuju Ruang tunggu menuju pesawat, tapi harus melewati beberapa tahap terlebih dahulu.
Tunjukan Boarding Pass pada petugas yang ada di pintu masuk untuk di cek, setelah dikembalikan selanjutnya security check sama seperti sebelumnya. Lepas semua benda logam dari tubuh, jaket, keluarkan handphone dan tablet untuk di cek. setelah selesai semua saatnya cek paspor oleh petugas Imigrasi. Patugasnya serem dan dingin. mengajukan beberapa pertanyaan yang mengintimidasi. deg-degan campur gugup dan kesel tapi semua itu bisa dilewati. Jawab saja semua pertanyaanya dan jangan bohong ya. akhirnya semua beres tinggal menuju ruang tunggu menuju pesawat.
Tiba saatnya terbanglah menuju Muscat. Pesawatnya enak luas dan tempat duduknya nyaman. Bisa nonton film sampai puas atau ndengerin musik. jadi dijamin tidak akan bosan. Pejalanan dari bandara soekarno Hatta menuju Muscat 8 jam 30 menit. Pesawatku transit 50 menit. waktu yang sangat singkat. Tempat boarding yang tertera di Boarding Pass berbeda dengan kenyataanya. Pastikan mengecek di layar terminal berapa pesawat akan boarding. Aku hampir ketinggalan pesawat karena tidak ngecek di layar. Pelajaran kedua harus selalu mengecek di layar tempat boarding dan waktu apakah ada perubahan atau tidak. Aku harus lari karena waktunya sudah hampir habis ebelum terminal ditutup. Juserahkan Boarding Pass tapi oleh Petugas di Muscat paspor dan Visa juga di minta untuk mereka cek. seperti yang aku bilang setipa bandara memiliki peraturan yang berbeda. padahal di bandara lain boarding pass saja sudah cukup. Semua aman terbanglah menuju bandara Ataturk Istanbul. Perjalanan dari Muscat ke Ataturk memerlukan waktu 5 jam 15 menit.
Ceritanya di lanjut lain waktu ya..........
Tiket pesawat Jakarta - Turki dan Turki Jakarta sudah dapat aku langsung ngurus Visa Online di https://www.evisa.gov.tr/en/. Prosesnya tidak lama, hanya 2 menitan setelah bayar Pakai Kartu Kredit Visa, E -Visa langsung dikirim ke eamil yang sudah terdaftar. Selain E-visa Turki juga menyediakan VOA (Visa On Arrival), yang bisa di buat di bandara Ataturk Istanbul. Tapi sebaiknya membuat E-visa saja karena selain gak perlu ngantri, kalau pesawat yang kita naikin pakai transit, di bandara tempat kita transit diminta untuk menunjukan Visa. Tiket pesawat dan Visa sudah ditangan, Izin keluarga sudah di kantongin, tinggal menukar uang menjadi dollar. Tidak perlu menuakr semua uang memakia Dollar ya, karena pengalamanku disana aku justru memakai Debit karena kata orang-orang tuker dollar ke TL di bandara mahal, makanya aku tarik tunai di ATM begitu tiba di bandara Ataturk Turki.
Oke setelah Dollar sudah dapet tibalah saatnya packing. Baju, celana, segala keperluan mandi dan makeup. Karena aku kesana pas summer, aku hanya membawa celana dan kaos tipis yang simple. Aku hanya membawa beberapa stel baju karena aku memang berniat untuk membeli baju disana. aku dengar dari temanku yang disana, baju di turki jauh lebih murah daripada di indonesia. kenapa dia tahu?. karena sebelumnya dia pernah mengunjungi Indonesia. Setelah semua udah beres tinggal menunggu hari esok untuk berangkat.
Eng ing eng....inilah yang paling ditunggu-tunggu, hari keberangkatan ke Turki. Hari H akhirnya datang. Kebayang dong deg-deganya seperti apa. Selain karena aku pergi keluar negeri untuk pertama kali aku juga pergi seorang diri. SENDIRI DAN SEORANG DIRI. berani banget kan aku. BRAVO. Aku memesan taxi online supaya lebih gampang. Pesawat boarding jam Jam 3 sore tapi jam 11 pagi aku sudah sampai di bandara. Aku naik pesawat Oman Air untuk berangkatnya. Transit di bandara Muscat, Oman. Di tiket tertera aku harus Check In di terminal 2, dan setelah aku cari-cari tidak menemukanya aku tanya sama receptionist disana, dia bilang Oman Air sudah pindah di terminal 3. gubrak...ingin rasanya hati ini menjerit, untung aku berangkat lebih awal. akhirnya aku tanya lagi terminal 3 dimana dijelasinlah aku harus kemana. aku harus keluar dari terminal 2 menuju gedung lain untuk menunggu kereta menuju terminal 3. setalah kurang lebih 30 menitan kereta menuju terminal 3 datang. Pertama aku harus melewati proses security Check untuk memastikan aku tidak membawa Bom atau benda berbahaya lainya.lepaskan semua benda logam dari tubuh seperti sabuk dan jam tangan. lepaskan jaket dan keluarkan tablet sama handphone dari tas untuk di tempatkan di tenpat terpisah yang sudah di sediakan. Setiap bandara memiliki peraturan yang berbeda. jadi ikuti saja instruksi yang mereka berikan. selesai security check tinggal mencari counter untuk Check in.
setelah mencari kesana kemari aki menemukan Tulisan Oman Air beserta anak panah. Alangkah senangnya hati ini. ku langsung menuju tempat check in untuk Oman Air. langsung aku serahkan paspor dan tiket keberangkatan ke mbak petugasnya yang cantik. Terus sama mbaknya diminta untuk menunjukan visa sama tiket kembali ke indonesia, untung sudah aku siapkan semuanya di tempat yang mudah di jangkau. setelah di cek visa dan tiket kembali ke indonesia sama mbaknya langsung di kembalikan. Setelah itu nimbang koper sama ngecek apakah ada barang elektrok dan benda berbahaya di dalamnya atau tidak. Koper udah beres mbknya ngasih Boarding Pass dari Muscat ke Turki di suruh untuk menyimpanya lebih dulu, setelah itu barulah di serahkan Boarding Pas dari bandara Jakarta menuju Muscat beserta paspor. Semua udah beres saatnya menuju Ruang tunggu menuju pesawat, tapi harus melewati beberapa tahap terlebih dahulu.
Tunjukan Boarding Pass pada petugas yang ada di pintu masuk untuk di cek, setelah dikembalikan selanjutnya security check sama seperti sebelumnya. Lepas semua benda logam dari tubuh, jaket, keluarkan handphone dan tablet untuk di cek. setelah selesai semua saatnya cek paspor oleh petugas Imigrasi. Patugasnya serem dan dingin. mengajukan beberapa pertanyaan yang mengintimidasi. deg-degan campur gugup dan kesel tapi semua itu bisa dilewati. Jawab saja semua pertanyaanya dan jangan bohong ya. akhirnya semua beres tinggal menuju ruang tunggu menuju pesawat.
Tiba saatnya terbanglah menuju Muscat. Pesawatnya enak luas dan tempat duduknya nyaman. Bisa nonton film sampai puas atau ndengerin musik. jadi dijamin tidak akan bosan. Pejalanan dari bandara soekarno Hatta menuju Muscat 8 jam 30 menit. Pesawatku transit 50 menit. waktu yang sangat singkat. Tempat boarding yang tertera di Boarding Pass berbeda dengan kenyataanya. Pastikan mengecek di layar terminal berapa pesawat akan boarding. Aku hampir ketinggalan pesawat karena tidak ngecek di layar. Pelajaran kedua harus selalu mengecek di layar tempat boarding dan waktu apakah ada perubahan atau tidak. Aku harus lari karena waktunya sudah hampir habis ebelum terminal ditutup. Juserahkan Boarding Pass tapi oleh Petugas di Muscat paspor dan Visa juga di minta untuk mereka cek. seperti yang aku bilang setipa bandara memiliki peraturan yang berbeda. padahal di bandara lain boarding pass saja sudah cukup. Semua aman terbanglah menuju bandara Ataturk Istanbul. Perjalanan dari Muscat ke Ataturk memerlukan waktu 5 jam 15 menit.
Ceritanya di lanjut lain waktu ya..........
No comments:
Post a Comment